You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Urban Farming Dinas KPKP Panen Sawi Pagoda dan Salada
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Panen Sawi Pagoda dan Salada di Halaman Kantor

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, menggelar panen sawi pagoda dan salada yang ditanam di halaman kantor menggunakan sarana pertanian seperti Vertikultur, Vertiminaponik dan Green House, Jumat (15/9). 

Setiap sebulan sekali kita panen sayur dengan komoditas yang berganti-ganti

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, sayuran yang ditanam di halaman kantornya merupakan percontohan urban farming. Biasanya panen digelar setiap bulan dengan komoditas yang berbeda.

Sudin KPKP Jakpus Membuat 16 Lokasi Urban Farming

"Hasilnya sawi pagoda 40 kilogram dan salada 25 kilogram. Setiap sebulan sekali kita panen sayur dengan komoditas yang berganti-ganti," kata pria yang akrab dipanggil Jaja ini, Jumat (15/9).

Diharapkan Jaja, pemanfaatan lahan kantor ditanami sayur dan tanaman produktif lainnya menggunakan berbagai media tanam itu bisa diikuti instansi lain. Dengan begitu, program urban farming bisa menjadi tren.

"Seperti di kantor kelurahan, kecamatan dan kantor Walikota. Kegiatan ini juga menjadikan lingkungan hijau, bersih dan sehat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3815 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye2562 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2286 personAnita Karyati
  4. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  5. CiLung Fest 2026 Momentum Bangun Kepedulian Warga terhadap Perairan Jakarta

    access_time16-10-2026 remove_red_eye1133 personFakhrizal Fakhri